Seni Mengelola Perbedaan Dalam Islam: Membaca QS Al-An’am 151–153 dan Pemikiran Ibnu ‘Asyur Tentang
Rp 88.000
BUKU cEtak
VERSI E-BOOK
Description
Mengapa perbedaan yang dahulu melahirkan keluasan ilmu, kini sering kali melahirkan permusuhan? Apakah yang sebenarnya salah? Apakah perbedaannya yang bermasalah, atau cara kita menyikapinya yang perlu diperbaiki?
Buku Seni Mengelola Perbedaan Dalam Islam berusaha mencari jawaban atas pertanyaan tersebut melalui dua jalan sekaligus. Pertama, dengan menelaah kembali pesan-pesan universal Al-Qur’an, khususnya QS Al-An’am ayat 151–153 yang memuat sepuluh prinsip dasar kehidupan manusia. Kesepuluh prinsip ini merupakan nilai-nilai yang bersifat universal, melampaui batas mazhab, kelompok, organisasi, bahkan melampaui batas agama. Di dalamnya terdapat titik temu yang dapat menjadi fondasi persatuan dan peradaban.
Kedua, buku ini mengajak pembaca mengenal pemikiran Imam Muhammad al-Thahir Ibnu ‘Asyur, salah seorang ulama besar abad modern yang memberikan perhatian serius terhadap persoalan perbedaan pendapat (ikhtilaf). Melalui tafsir monumentalnya At-Tahrir wa At-Tanwir, Ibnu ‘Asyur menunjukkan bahwa Islam tidak datang untuk menghapus seluruh perbedaan. Sebaliknya, Islam mengajarkan bagaimana perbedaan itu dikelola dengan ilmu, akhlak, dan keluasan jiwa agar tetap menjadi sarana pencarian kebenaran, bukan penyebab perpecahan.









