Teras » Literatur Store » Referensi » Hak-hak Anak: Mengukir Jatidiri Anak Menuju Dunia Penuh Warna

Hak-hak Anak: Mengukir Jatidiri Anak Menuju Dunia Penuh Warna

Rp 135.000

BUKU cEtak

VERSI E-BOOK

Description

“Jangan main kotor-kotoran, Nak, jorok!”
“Jangan hujan-hujanan, nanti sakit!”
“Turun, turun! Jangan memanjat pohon, nanti jatuh!”
“Jangan mainan pisau, nanti terluka!”
“Jangan main di situ, ada setannya!”

Pernah denger nggak, larangan-larangan orang tua terharap anaknya semacam ini?

Kita tahu, apa yang dilakukan orang tua terhadap anaknya bertujuan untuk melindungi sang buah hati. Sayangnya, perlindungan yang berlebihan dengan cara banyak melarang anak melakukan sesuatu justru dapat memberikan dampak buruk bagi anak.

Ketika anak lari-larian di atas tanah berlumpur, terkadang ada orang tua yang suka melarangnya. Alasannya klasik, tidak ingin anaknya kotor. Padahal mestinya, bukan melarang anak bermain kotor-kotoran, melainkan mengajarkan bagaimana caranya setelah bermain kotor-kotoran, badan bersih kembali. Yakni harus mandi dan cuci tangan yang bersih dengan menggunakan sabun agar kumannya hilang.

Contoh-contoh di atas hanya sebagian kecil dari beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya saat bermain. Padahal kita tahu, bermain adalah sesuatu yang menyenangkan bagi anak. Hampir tidak ada anak yang tidak suka bermain. Jika kita cermati, perasaan menyenangkan tadi ternyata hanya merupakan salah satu dari sekian banyak manfaat yang diperoleh anak dari aktifitas bermain.

5/5 - (8 votes)

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Hak-hak Anak: Mengukir Jatidiri Anak Menuju Dunia Penuh Warna”

Penulis
Mulyono Atmosiswartoputra
SKU
PLD10044
Sampul
Softcover
Ketebalan
viii + 323 halaman
Dimensi
14 x 20 cm
Penerbit
PT. Pusat Literasi Dunia
Tahun Terbit
November 2023
Kategori Buku
Tagar
Berat
400 gram

BUKU LAINNYA

Teras
Layanan
Artikel
LStore
Komunitas