Metro dan Perempatan Lampu Hijau
Rp 165.000
BUKU cEtak
VERSI E-BOOK
Description
Hujan kecil masih turun saat ia mulai mengayuh. Tetes air menempel di jaket tipisnya. Kota Metro menyambutnya dengan sikap kota kecil yang santai, seperti seseorang yang duduk di teras sambil menikmati kopi tanpa tergesa. Jalan Ahmad Yani sudah ramai oleh angkot kuning yang musiknya terlalu keras untuk jam tujuh pagi. Aroma kopi hitam dari warung pinggir jalan bercampur dengan bau tanah basah. Orang-orang melintas dengan payung warna-warni. Para penjual membuka kios sambil mengibas genangan di depan lapak mereka. Anak-anak SMA berlari kecil dari angkot, jas hujan transparan mereka bergerak seperti sayap kecil.
Novel ini adalah kisah tentang masa remaja yang riuh tetapi hangat, tentang persahabatan yang absurd namun tulus, tentang keberanian kecil yang mengubah banyak hal, dan tentang cahaya hijau yang selalu mengizinkan kita untuk melangkah maju.










