Tanah Yang Dirampas: Serangkai Puisi Anak-Anak Pulau Halmahera
BUKU cEtak
VERSI E-BOOK
Description
Buku kumpulan puisi berjudul Tanah yang Dirampas merupakan salah satu produk literasi dari TBM Masure yang didukung oleh Banpem untuk Komunitas Literasi 2024. Buku ini lahir melalui kegiatan Workshop Penulisan Kreatif: Memungut Ide dan Merangkai Kata Menjadi Karya, yang merupakan bagian dari Festival Literasi Halmahera Berkreasi 2024 yang diselenggarakan oleh TBM Masure.
Puisi-puisi dalam buku ini, yang ditulis oleh para pelajar SMP dan SMA, umumnya menggambarkan hal-hal yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti rasa terima kasih kepada orang tua dan guru, serta perasaan khas remaja tentang romansa. Namun, beberapa karya mulai mengangkat tema yang lebih luas, menyentuh isu sosial, politik, dan kemasyarakatan yang tengah hangat di Maluku Utara. Puisi berjudul Tanah yang Dirampas mencerminkan bahwa generasi muda mulai peduli dan memikirkan persoalan yang berada di luar diri mereka. Dalam puisi tersebut, Rahmawati I Djamal mengajak pembaca untuk merenungkan kekayaan alam Maluku Utara, yang dikenal sebagai penghasil rempah-rempah dan kini tambang, dengan rasa ingin tahu dan kritis terhadap keberlanjutan serta keadilan pemanfaatannya.
Dr. Arie Andrasyah Isa, S.S., M.Hum
Kepala Kantor Bahasa Maluku Utara










