Dari Wajan ke Lautan di Kalibaru
Rp 80.000
BUKU cEtak
VERSI E-BOOK
Description
Setiap hari, minyak jelantah dihasilkan dari dapur rumah tangga maupun kegiatan usaha. Setelah tidak lagi digunakan, ke mana limbah tersebut berakhir? Apa yang terjadi ketika minyak jelantah masuk ke saluran air, terbawa hingga pesisir, lalu bermuara ke laut?
Dari Wajan ke Lautan di Kalibaru mengajak pembaca melihat persoalan minyak jelantah dari sudut yang lebih luas. Limbah yang selama ini dianggap sebagai sisa tak bernilai ternyata dapat menjadi ancaman bagi lingkungan apabila dibuang sembarangan, terutama bagi kawasan pesisir yang menjadi titik akhir berbagai aliran limbah dari daratan.
Namun, minyak jelantah tidak selalu harus berakhir sebagai masalah. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah ini dapat diolah kembali menjadi sumber daya bernilai, termasuk sebagai bahan baku energi alternatif.
Melalui konteks masyarakat pesisir Kalibaru, buku ini mempertemukan persoalan lingkungan dengan peluang perubahan. Dari dapur menuju saluran air, dari daratan menuju lautan, hingga akhirnya kembali sebagai sumber daya yang bermanfaat. Sebuah perjalanan yang menunjukkan bahwa persoalan limbah dapat menjadi pintu masuk bagi inovasi, pemberdayaan masyarakat, kepedulian lingkungan, dan peluang ekonomi baru.









