JEMBATAN IMAN: MENGHUBUNGKAN TEOLOGI KRISTEN, FILSAFAT, DAN KEHIDUPAN BERSAMA
Rp 131.000
BUKU cEtak
VERSI E-BOOK
Description
Diskursus keagamaan di ruang publik seringkali terjebak dalam simplifikasi berlebihan, polarisasi identitas, dan penolakan terhadap pemikiran kritis. Iman direduksi menjadi sekadar kepatuhan dogmatis atau ledakan emosi sesaat, jauh dari kedalaman intelektual dan kekayaan tradisi yang sesungguhnya. Di sisi lain, banyak individu yang berpikir kritis justru merasa terasing dari komunitas iman, seolah-olah bertanya dan meragukan adalah sebuah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan. Kesenjangan antara iman dan nalar, antara kesalehan pribadi dan tanggung jawab publik, terasa semakin melebar dan mengkhawatirkan.
Buku ini berupaya menjembatani jurang pemisah tersebut. Tujuannya bukan untuk memberikan jawaban final yang tertutup, melainkan untuk memetakan sebuah lanskap pemikiran, menawarkan perangkat konseptual, dan mengajak pembaca untuk menapaki jalan pendewasaan iman. Sebuah iman yang matang bukanlah iman yang berhenti bertanya, melainkan iman yang mampu mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang lebih baik. Ia tidak gentar berhadapan dengan kompleksitas filsafat, tidak menghindar dari tantangan realitas sosial yang plural, dan tidak menutup diri dari kritik. Sebaliknya, ia menyambut semua itu sebagai arena untuk bertumbuh, menguji, dan memurnikan keyakinan.









