Simpang Jalan Perampasan Aset: Menata Kembali Arsitektur Pemulihan, Pengelolaan, dan Eksekusi Aset di Indonesia
Rp 78.000
BUKU cEtak
VERSI E-BOOK
Description
Ada satu pertanyaan yang jarang diajukan secara terbuka dalam perdebatan mengenai Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, padahal pertanyaan itu sebenarnya menentukan arah seluruh perdebatan. Indonesia sedang membangun apa? Sebuah kewenangan baru untuk mengambil harta orang, atau sebuah sistem yang benar-benar mampu memulihkan, menjaga, dan mempertanggungjawabkan nilai yang sudah direbut dari kejahatan? Pertanyaan ini terlihat sederhana, tetapi jawabannya akan menentukan apakah RUU yang sedang dibahas DPR hari ini berakhir sebagai instrumen kekuasaan yang gagah di atas kertas namun rapuh di lapangan, atau menjadi arsitektur hukum yang sungguh-sungguh mengubah cara negara memperlakukan aset hasil kejahatan.
Simpang Jalan Perampasan Aset akan membantu menelusuri persoalan perampasan aset secara lebih utuh, tidak hanya sebagai instrumen penegakan hukum terhadap hasil kejahatan, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pemulihan, perlindungan, pengelolaan, dan eksekusi aset yang memiliki konsekuensi hukum dan kelembagaan.
Buku ini dapat menjadi bahan pemikiran dan diskusi bagi akademisi, praktisi hukum, pembentuk kebijakan, aparat penegak hukum, mahasiswa, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penguatan sistem pemulihan aset di Indonesia.









