Literatur – Kamu seorang penulis dan sudah menerbitkan buku tapi ternyata buku tidak laku terjual? Mungkin ada beberapa hal yang mesti kamu perbaiki, mulai dari branding diri hingga kualitas buku. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang penulis?
Daftar Isi Artikel
Setelah selesai menerbitkan buku, langkah selanjutnya adalah menjual dan memasarkan buku tersebut. Awalnya mungkin kamu menganggap bahwa menjual buku itu mudah. Namun nyatanya, sama sulitnya seperti menulis naskah buku.
Yes …, permasalahan terbesar penulis pemula adalah “buku tidak laku terjual”. Dan banyak penulis pemula yang patah arang. Sehingga tidak melanjutkan kegiatan menulisnya. Lantas, apa yang harus dilakukan apabila buku tidak laku di pasaran?
Simak beberapa langkah yang dapat dilakukan ketika buku yang sudah diterbitkan tidak laku dijual:
1. Analisis dan evaluasi Penjualan Buku
Langkah pertama yang harus dilakukan jika buku tidak laku terjual adalah dengan melakukan evaluasi dan analisis penjualan buku. Coba pertimbangkan dan analisis faktor-faktor apa yang membuat buku tersebut tidak laku terjual.
Apakah ada masalah dengan desain cover, konten buku, atau harga yang terlalu mahal? Apakah pemasaran dan promosi sudah cukup baik? Dengan mengevaluasi dan menganalisis faktor-faktor tersebut, penulis atau penerbit bisa memperbaiki dan memperbaiki hal yang perlu diperbaiki.
2. Perbarui Isi Buku atau Rilis Dengan Versi Terbaru
Jika masalah utama buku adalah kurangnya minat pembaca terhadap isi buku, maka penulis atau penerbit bisa mencoba memperbarui atau mengedit ulang isi buku.
Tambahkan informasi baru atau penjelasan yang lebih jelas dan mudah dipahami, atau perbarui konten buku agar sesuai dengan tren dan perkembangan terbaru. Selain itu, penerbit buku juga bisa merilis versi terbaru dari buku dengan tambahan konten atau fitur tambahan untuk menarik minat pembaca baru.
3. Ubah Strategi Pemasaran dan Promosi
Jika promosi buku yang kurang efektif menjadi faktor utama kegagalan penjualan buku, maka penulis atau penerbit harus mencoba mengubah strategi pemasaran dan promosi.
Cobalah menggunakan strategi pemasaran dan promosi yang lebih kreatif dan inovatif seperti memanfaatkan media sosial, mengadakan promosi diskon atau giveaway, atau berkolaborasi dengan influencer atau publik figur. Pastikan juga target pasar yang dituju sudah tepat dan relevan dengan isi buku.
4. Kolaborasi dengan Penerbit atau Penulis Lain
Jika buku tidak laku terjual karena kurangnya popularitas atau pengaruh penulis atau penerbit, maka penulis atau penerbit bisa mencoba untuk berkolaborasi dengan penerbit atau penulis lain yang lebih terkenal. Dengan bekerja sama, buku dapat dipromosikan dan dijual bersama-sama, sehingga akan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan buku.
5. Tingkatkan Kualitas Konten dan Layanan
Terus meningkatkan kualitas konten dan layanan juga dapat membantu meningkatkan penjualan buku. Pastikan konten buku selalu up-to-date dan informatif, serta memberikan manfaat bagi pembaca.
Selain itu, penulis atau penerbit juga harus memberikan layanan yang baik dan responsif kepada pembaca, seperti menanggapi pertanyaan dan masukan pembaca dengan cepat dan membantu mereka menyelesaikan masalah. Dengan memberikan layanan yang baik dan responsif, pembaca akan merasa dihargai dan mungkin merekomendasikan buku tersebut kepada orang lain.
Baca juga: 20 Cara Merawat Buku Agar Awet dan Tidak Mudah Rusak
6. Jangan Menyerah dan Terus Berusaha
Yang terakhir, jangan menyerah dan terus berusaha. Jika buku tidak laku terjual, jangan cepat putus asa dan merasa gagal.
Sebaliknya, jadikan kegagalan tersebut sebagai pembelajaran dan motivasi untuk terus berusaha dan meningkatkan kualitas buku. Terus mengembangkan dan memperbaiki buku, serta mencari cara baru untuk mempromosikan dan memasarkan buku, sehingga buku dapat menarik minat pembaca dan meningkatkan penjualan.
7. Menerbitkan Ulang Buku
Jika buku belum diterbitkan dalam jangka waktu yang lama, penulis atau penerbit dapat mempertimbangkan untuk menerbitkan ulang buku tersebut dengan tampilan baru dan perbaikan isi yang lebih menarik.
Dalam beberapa kasus, buku yang sebelumnya tidak laku terjual bisa mendapatkan perhatian pembaca setelah diterbitkan ulang dengan tampilan baru.
8. Mengoptimalkan Pemasaran dan Promosi
Penulis atau penerbit bisa mengoptimalkan pemasaran dan promosi buku dengan cara yang lebih kreatif dan efektif.
Misalnya, menggunakan media sosial untuk memperkenalkan buku secara lebih luas, melakukan kolaborasi dengan influencer atau blogger yang sesuai dengan target pembaca, mengadakan event buku atau diskusi online yang menarik, atau menyediakan diskon khusus untuk pembelian buku dalam jumlah tertentu.
9. Mengubah Gaya Penulisan
Jika gaya penulisan yang digunakan tidak menarik bagi pembaca, penulis atau penerbit dapat mempertimbangkan untuk mengubah gaya penulisan dan memperbaiki isi buku. Hal ini dapat dilakukan dengan meminta bantuan editor atau teman sejawat untuk memberikan masukan dan saran yang konstruktif mengenai gaya penulisan yang lebih menarik dan relevan dengan target pembaca.
10. Mencari Target Pembaca Baru
Jika buku tidak laku terjual karena tidak menarik bagi target pembaca awal, penulis atau penerbit dapat mencari target pembaca yang berbeda dan lebih luas.
Misalnya, mencari pembaca di luar daerah atau bahkan di luar negeri, menargetkan pembaca yang lebih muda atau lebih tua, atau menargetkan pembaca dengan minat khusus yang sesuai dengan isi buku.
11. Meningkatkan Kualitas Buku Secara Keseluruhan
Jika buku tidak laku terjual karena kualitasnya yang kurang baik secara keseluruhan, penulis atau penerbit dapat mempertimbangkan untuk memperbaiki kualitas buku secara menyeluruh.
Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaiki isi buku, menambahkan ilustrasi atau gambar yang lebih menarik, atau menggunakan bahan kertas dan tinta yang lebih berkualitas.
Lihat juga: Membuat Sinopsis Buku yang Menarik

Itulah beberapa langkah yang harus dilakukan jika buku tidak laku terjual. Dengan melakukan beberapa evaluasi tersebut, setidaknya kamu dapat mencoba kembali untuk mengusahakannya. Namun, apabila kesalahannya sudah fatal dan buku tetap tidak laku di pasaran—maka beberapa tips di atas bisa menjadi pertimbangan ketika kamu menerbitkan buku kembali.
Tetap semangat menulis buku yaa. Percayalah, akan ada waktu dimana karya-karya yang kamu terbitkan diminati oleh banyak orang. Everything takes time!

